Ilmu Pisang: sebatang pohon pisang ditanam akan beranak pinak tumbuh tunas2 baru. begitu juga ilmu dan kebaikan jika ditebarkan dg ikhlas maka akan berbuah ribuan kebaikan. krn itu, jgn pernah berhenti menanam

Program Lelang Tanah Waqaf

Ilmu Pisang

Ilmu Pisang: sebatang pohon pisang ditanam akan beranak pinak tumbuh tunas2 baru. begitu juga ilmu dan kebaikan jika ditebarkan dg ikhlas maka akan berbuah ribuan kebaikan. krn itu, jgn pernah berhenti menanam

Tafsir Sufistik: Surat al-Baqarah, 58

Tafsir Sufistik: Surat al-Baqarah, 58. Allah berfirman, ketika kami berkata, masuklah kamu di kampung ini, makanlah dari hasil buminya sesukamu dengan enak, dan masuklah ke dalam pintu dengan bersujud, dan katakanlah, ampunilah kesalahan niscaya kami akan mengampuni segala dosa2mu dan kami akan menambahkan rahmat kpd orang2 yg berbuat baik. tafsir sufistik ayat tersebut sbb: masuklah kampung ini ditafsirkan oleh syekh abdul qadir aljailany yaitu kampung suci para nabi dan para wali, maksudnya bahwa para nabi dan para wali adlh orang2 yg disucikan oleh Allah sehingga mereka memperoleh limpahan ilmu ladunni dan ilmu hakikat krn jiwanya tlh suci dari segala hawa nafsu. krn itu, para salik yg memperoleh percikan ilmu hakikat dari para wali, maka syukurilah,nikmatilah dan amalkanlah karena ini makanan ruhani yg sangat lezat. setelah itu masuklah ke dalam pintu2 wilayah syariat dengan penuh adab dan rendah hati. sikap meminta ampun kepada Allah terus dilakukan supaya terhindar dari penyakit merasa suci. jika demikian, niscaya Allah akan menambah anugerahnya bisa mengamalkan ihsan scr nyata yaitu senantiasa memandang Allah sehingga termasuk golongan muhsinin.

Maulid Nabi

Maulid Nabi: tadi malam 12 rabiul awwal merupakan puncak acara maulid nabi bersama santri2 pesantren akmaliah setelah 11 malam membaca albarjanji, insya allah malam ini kami akan mengadakan peringatan maulid nabi bersama santri2 alrabbani cikeas. peringatan maulid nabi merupakan media utk mendekatkan para santri yg akan mjd generasi penerus islam dg sosok teladan nabi muhammad saw. alangkah bangganya baginda nabi melihat generasi islam di indonedia yg mencintainya, menghormatinya dan meneladaninya. sementara di tanah kelahiran nabi sendiri dilarang mengadakan maulid nabi dengan dalih bid'ah dan syirik. jadi wajar jika baginda rasulullah saw sering titip salam melalui kekasih2 allah untuk umat islam indonesia. allahumma shalli ala sayyidina muhammad waala alihi wasahbihi waman tabiahu biihsan ila yaumidfin.

Muhasabah

Muhasabah: sekarang kita sdh memasuki tahun baru 2015 berarti waktu menuju kematian semakin dekat. mari kita raih kesuksesan duniawi pd tahun 2015 utk bekal di akherat nanti. krn hidup di dunia ibarat mampir minum sementara hidup di akherat kekal abadi.

Tafsir Sufistik: Surat al-Baqarah, 57

Tafsir Sufistik: Surat albaqarah 57. Allah berfirman, makanlah makanan yg baik dari rizki yg telah Aku berikan kepadamu, mereka tidak berbuat dzalim kepdaKu akan tetap mereka telah berbuat kedzaliman terhada dirinya sendiri. ayat tersebut menjelaskan: Pertama, kita diperintahkan utk makan makanan yang halal baik halal secara lahiriyah maupun batiniyahnya. halal lahiriyah maksudnya halal zat makanannya dan proses mencarinya menggunakan cara2 yg halal. halal batiniyahnya maksudnya saat makan diawali dg membaca basmallah yg disertai mengingat Allah bahwa makanan yg kita makan adalah rizki dari Allah, sehingga kita akan semakin bersyukur kepada Allah. Kedua, menghilangkan keakuan merasa bisa mencari rizki dg kekuatan sendiri karena Allah sdh menjelaskan bahwa makanan yang dimakan itu rizki dari Allah, namun prosesnya sampai di tangan kita harus dijemput melalui usaha dan ikhtiar sesuai profesi masing2. jika kita sdh yakin bahwa semua rizki dari Allah dg menghilangkan keakuan diri kita maka penyakit pelit dan sikap sombong akan terlepas dari diri kita dan akan tumbuh benih2 syukur dapat menikmat rizki yang diberikan Allah kepada kita. Ketiga, jika sikap kita melupakan Allah sbg pemberi rizki sehingga muncul sifat pelit dan sikap sombong karena merasa memiliki kemampuan mencari rizki. sikap yg demikian, bukan berarti mendzalimi Allah tp sesungguhnya ia mendzalimi diri sendiri. orang yg demikian akan rugi sendiri karena tdk pernah ada rasa syukur, akan merasa kurang dan bersikap sombong. Namun pada saat Allah menunjukkan sifat kemaha kuasaannya kpd mereka dengan dicabut kesehatannya dg diberikan berbagai macam penyakit, sumber rizkinya ditutup oleh Allah usahanya bangkrut, atau dipecat dari tempat kerjar maka pada saat itu baru sadar bahwa dirinya tdk berdaya dan tdk mempunyai kekuatan apa2. Semoga Allah membimbing kita menjadi hamba yag pandai bersyukur.

Pemuda

Pemuda menurut Ibn Arabi yaitu orang yang mampu mencurahkan waktu luang dan kemampuannya untuk berperan aktif di tengah masyarakat dg berbuat sesuatu yang bermanfaat dan diridhai Allah.

Menyemai Generasi Rabbani

Menyemai Generasi Rabbani: malam ini ada beberapa santri berinisiatif sendiri mengadakan syukuran setelah mereka khatam Iqra' dan juz 'amma, selanjutnya mereka akan naik kelas di madrasah diniyah kelas awaliyah. Alhamdulillah tlh nampak hasil perjuangan menjaga tradisi pendidkan ulama salaf di tengah komersialisasi dunia pendidikan di perkotaan, smg al-Rabbani semakin membawa manfaat utk umat.

Kajian Hadis: Allah Maha Pengampun

Kajian Hadis: diriwayatkan Abi Said al-Khudiriyyi RA sesunguhnya Rasulullah SAW bersabda, terjadi pada umat sebelummu ada seorang laki2 yg tlh membunuh 99 orang, lalu dia bertanya kpd ahli ilmu di lingkungannya untuk bertaubat, ia ditunjukkan spy datang kpd biarawan ia bertanya, dirinya tlh membunuh 99 orang apakah bisa bertaubat ? Dijawab oleh biarawan, tidak bisa, lalu biarawan tsb dibunuh jadi genap hitungan 100 orang yg sdh dibunuh. Kemudian laki2 tsb bertanya lagi kpd ahli ilmu di lingkungannya, lalu ditunjukkan spy mendatangi seorang ulama yg alim. Lalu bertanya, saya sdh membunuh 100 orang, apakah saya bisa bertaubat ? Dijawab, iya bisa bertaubat. Kemudian ulama yg alim tersebut menunjukkan kpd laki2 tersebut supaya mendatangi sebuah perkampungan, disana banyak orang yang menyembah Allah maka sembahlah Allah bersama mereka. Dan jangan kembali lagi ke kampung asalmu karena itu kampung sangat buruk. Kemudian laki2 tsb mengikuti arahan ulama, lalu pergi menuju tempat yang dituju, namun di pertengahan jalan malaikat maut menjemput ajalnya, sehingga terjadi perdebatan di antara malaikat rahmat dan malaikat azab memperebutkan laki2 tersebut. Menurut malaikat rahmat, dia sdh melangkat menuju Allah. Malaikat Azab menjawab, dia sama sekali tdk pernah berbuat kebaikan. Kemudian datanglah malaikat untuk menjadi penengah di antara keduanya. Malaikat tsb berkata, sbg solusinya maka diukur perjalanan laki2 tersebut sejak melangkah menuju tempat pertaubatan mana yg lbh dekat. Setelah diukur ternyata lebih dekat satu jengkal menuju tempat yg dituju. Setelah itu, malaikat rahmat mengambil laki2 tersebut untuk diampuni segala dosa masa lalunya dan dilimpahkan rahmat kpdnya. (HR. bukhari muslim). Pelajaran penting dari hadis ini bahwa Allah maha pengampun thdp dosa sebesar apapun yg dilakukan oleh hamba2Nya, namun pada saat hamba yg berlumuran dosa melangkah utk bertaubat niscaya Allah akan mengampuni segala dosanya.

Kedatangan Tamu Perwira Mabes TNI

Kedatangan tamu Perwira Mabes TNI, semoga mjd jenderal yg bermanfaat utk agama, umat dan bangsa.

Kajian Tafsir Sufistik: Surat al-Baqarah, 55

Kajian Tafsir Sufistik: Surat al-Baqarah: 55. Ketika kaum bani Israel berkata kpd Musa, "Wahai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah secara nyata. Lalu kamu disambar halilintar dan kamu melihatnya. Dlm ayat tersebut dijelaskan bahwa bani israel itu umat yang ngeyel, meminta dan menuntut aneka macam kpd Nabi Musa, tapi setelah dituruti tetap saja mereka tdk beriman. Terkait tafsir ayat di atas bahwa sifat ngeyel bani israel juga bisa terjadi pada diri kita. Kita sdh diberi berbagai ilmu oleh guru kita, terkadang masih meminta ilmu2 yg lain toh akhirnya tdk diamalkan juga. Bahkan menuntut Guru utk membuktikan adanya wujud Allah secara nyata, padahal secara teori ilmu sdh dijelaskan, namun tdk pernah dipraktekkan. Jika demikian sikap seorang murid, maka Allah akan menunjukkan kemaha perkasaan-Nya dg menurunkan ujian berat yg meluluh lantakkan egonya, sehingga saat itu muncul kesadaran ketidak berdayaan dirinya dan nampak nyata keperkasaan Allah azza wajalla. Semoga kita termasuk orang2 yg dibimbing oleh Allah dalam meniti jalan yg lurus.

Rapat dengan Habib Luthfi dan Para Kyai

Rapat dg Habib Luthfi dan para kyai lainnya terkait acara pertemuan para Mursyid se-Indonesia dg Kapolri dan Panglima TNI, smg bermanfaat utk umat dan bangsa.

Kajian Tafsir Sufistik: Surat al-Baqarah 54

Kajian Tafsir Sufistik: Surat al-Baqarah 54. Allah berfirman, dan ketika Musa berkata kpd kaumnya, wahai kaumku sesungguhnya kamu tlh berbuat dzalim krn telah menjadikan anak sapi sbg Tuhan maka bertaubatlah kpd Tuhanmu dan bunuhlah nafsu-nafsumu, hal itu lbh baik menurut Tuhanmu. Tafsir sufistik ayat di atas bahwa umat Nabi Musa tlh melakukan kedzaliman dg menjadikan anak sapi sbg Tuhan. Hal yg sama juga terjadi pada umat zaman sekarang, mereka menjadikan materi spt harta benda, anak dan istri menjadi Tuhannya. Kecintaan mereka thdp materi melebihi kecintaannya kpd Allah. Buktinya, mereka lbh mudah mengeluarkan dana utk berfoya2 menuruti hawa nafsu, daripada utk infaq, shadaqah. Padahal kecintaan kpd selain Allah hanya tipu daya hawa nafsumu. Karena itu, matikan nafsu-nafsumu (ammarah dan lawwamah) dengan melakukan berbagai riyadhoh supaya nafsu2mu terkendali dan tdk menguasai dirimu lagi. Dengan demikian, niscaya kecintaanmu kpd Allah akan semakin tumbuh dan hatimu tdk lagi silau lagi melihat sesuatu selain Allah.

Kajian Hadis: Waliyullah

Kajian Hadis: Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah Taala berfirman, Barangsiapa memusuhi wali-Ku, maka sesungguhnya Aku menyatakan perang kepadanya. Tidak ada amalan yang dilakukan hamba-Ku untuk mendekatkan diri kepada-Ku yang lebih Aku cintai daripada amalan yang Aku wajibkan kepadanya. Tidak henti-hentinya hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka jadilah Aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, sebagai tangannya yang ia gunakan untuk memegang, sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon kepada-Ku, pasti Aku kabulkan dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku lindungi. (HR. Al-Bukhari). Waliyullah yaitu seorang hamba yg dicintai Allah krn keistiqomahannya dlm menjalankan ibadah baik yg fardhu maupun yg sunnah, krn keistiqomah tersebut Allah mengangkat derajatnya mjd kekasih-Nya atau Waliyullah. Seorang Waliyullah memiliki keistimewaan dlm pendengaran, penglihatan, gerakan tangan dan kaki dan lintasan hatinya, semua dg Allah, sehingga tak terbatas oleh ruang dan waktu. Subhanallah, semoga kita bisa meneladaninya.

Kajian Hadis: Hidup Hanya Sementara

Kajian Hadis: Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, dia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memegang kedua pundak saya seraya bersabda, Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau orang yang melewati suatu daerah. Ibnu Umar berkata, Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk sakitmu, dan kehidupanmu untuk kematianmu. (HR. Al-Bukhari). Hadis di atas menyadarkan kita bahwa kehidupan dunia hanya sementara ibarat org dlm perjalanan sdg mampir minum. Mari gunakan waktu kita selama di dunia utk menambah bekal akhirat kita.

Kumpul Bareng Bersama para Petinggi PBNU

Kumpul bareng bersama para petinggi PBNU

Kedatangan Tamu dari Perwakilan Tarekat Samaniyah Medan

Kedatangan tamu dari perwakilan Tarekat Samaniyah Medan.

Kantor al-Rabbani

Bismillah, menyelesaikan tugas yg tertunda di kantor al-Rabbani

Wali dan Mutawali

Kata Wali secara terminologi adalah orang yang dicintai Allah atau kekasih Allah. Sedangkan Mutawali menurut tinjaun etimologi adalah bentuk isim fail mengikuti wazan khumatsi mazid "Tafa'ala" yang memiliki fungsi idharu ma laisa fi waqi' artinya menyatakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada/terjadi. Dengan kata lain, kata Mutawali memiliki arti orang yang pura-pura jadi wali padahal sebenarnya bukan wali.

Read more...

Go to top
JSN Boot template designed by JoomlaShine.com