Melawan Kekerasan Agama: Kelompok Islam puritan selain berpikir literal juga memiliki watak kekerasan. Kekerasan dilakukan dg dalih amar maruf nahi munkar. kekerasan dlm bentuk baru yaitu menerbitkan fatwa sesat utk menghantam kelompok lain yg tdk sejalan.

Program Lelang Tanah Waqaf

Pengecoran Lantai 2

Pembangunan Lantai 3

Doa dan Keyakinan

Doa dan Keyakinan: Rasulullah Saw pernah mengajarkan doa, "Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari segala bentuk musibah dan malapetaka (al-bala'), dari mahalnya kebutuhan pokok (al-ghala'), dan dari wabah penyakit menular (al-waba')...." Saat ini bangsa indonesia sdg menghadapi kondisi naiknya harga kebutuhan pokok akibat naiknya harga BBM yg sudah tdk dpt dihindari, namun demikian kita tidak boleh melupakan Allah, yakinlah bahwa Allah pasti mencukupi segala kebutuhan hamba-hamban-Nya. Dlm ayat al-Qur'an sdh diingatkan, "bukankah Allah yang mencukupi segala kebutuhan hamba-Nya ?" Hasbunallahu wa-ni'ma l-wakil ni'ma l-maula wa-n- ni'ma n-nasir.

Kantor al-Rabbani

Bismillah, menyelesaikan tugas yg tertunda di kantor al-Rabbani

Terimakasih, Mursyidku

Terimakasih kepada Mursyidku dan teman2 salikin dari munassiq KDW, Ciracas dan Pondok Gede yg telah hadir di al-Rabbani, semoga al-Rabbani berlimpah berkah dan bermanfaat untuk umat. Acara di aula lantai tiga gedung al-Rabbani yg masih tahap finishing.

Lawan Kriminalisasi Ulama

Lawan Kriminalisasi Ulama: Sidang Syekh Arifin di PN Medan hari ini cukup menarik. Biasanya org2 FUI dlm ruang sidang selalu meneriakkan takbir, sesat, kafir. Hari ini dukungan dari para jamaah tarekat samaniyah terhadap mursyidnya tlh ditunjukkan secara terbuka. ruang sidang hari ini dipenuhi para jamaah tarekat samaniyah. Sebelum sidang dimulai mereka berzikir bersama laailaaha illallah secara keras sehingga suaranya menggema dlm ruangan dan sgt terdengar keras dari luar. Ternyata gema zikir kaum tarekat cukup efektif melawan takbir kaum radikalis.

Ahli Syariat vs Ahli Hakikat

Ahli Syariat vs Ahli Hakikat: Terjadinya konflik antara ahli syariat dan hakikat dipicu oleh perbedaan sudut pandang dlm melihat obyek. Konflik ini sering dipengaruhi kepentingan politik sehingga kelompok ahli hakikat selalu menjadi korbannya. Di kesultanan Aceh Nur al-Din al-Raniri selaku Mufti pernah mengeluarkan fatwa yang menyesatkan ajaran hakikat yang dibawa Hamzah Fansuri dan Sham al-Din al-Sumatrani, kitab-kitab hakikat dibakar dan para pengikut yang tidak taubat dihukum mati. Pada zaman Pakubuwana II terjadi konflik antara Syekh Mutamakkin (ahli hakikat) dan Katib Anom Kudus (ulama syariat). Syekh Mutamakkin dituduh menyebarkan ajaran sesat dan diputuskan hukuman mati, namun akhirnya hukuman mati tersebut dianulir oleh Raja Pakubuwana II setelah terjadi dialog antara Syekh Mutamakkin dg Raja, terbukti ajaran Syekh Mutamakkin tdk sesat. Saat ini, juga terjadi konflik antara Syekh Arifin (ahli hakikat) dan MUI sumut (ahli syariat). MUI sumut mengeluarkan fatwa menyimpang thdp ajaran Syekh Arifin. Fatwa tersebut dijadikan alat oleh kelompok Islam garis keras (FUI, TPM) untuk memenjarakan Syekh Arifin. Padahal dlm pandangan JATMAN (organisasi tarekat mu'tabarah dibawah NU) menjelaskan ajaran Syekh Arifin sama sekali tidak menyimpang. Ternyata aroma politik sangat kuat tercium dibalik masalah ini.

Fasilitas Bagi Orang Berpuasa

Puasa Ramadhan memiliki beberapa keistimewaan:

1. Allah sendiri yang memberikan balasan kepada orang yang menjalankan puasa Ramadhan  

2. Allah akan memberikan dua kebahagiaan yaitu bahagia saat berbuka puasa dan bahagia saat berjumpa dengan Allah 

3. Allah memberikan fasilitas surga Rauyan bagi orang yang menjalankan puasa 

4. Allah akan menyelematkan dari neraka. 

Meningkatkan Kualitas Puasa

Rasulullah SAW bersabda, "Banyak orang berpuasa hanya memperoleh lapar dan dahaga." Hadits tersebut menyadarkan kita untuk melakukan interofeksi terhadap kualitas puasa kita. Dalam hal ini, Imam al-Ghazali memilah puasa menjadi tiga tingkatan: Pertama, puasa umum yaitu mencegah perut dan kemaluan dari syahwat. Kedua, puasa khusus yaitu mencegah seluruh anggota badan dari maksiat lahir dan batin. Ketiga, puasa khusus al-khusus yaitu menjaga hati dari mengingat sesuatu selain Allah. Dari tiga tingkatan puasa tersebut kita dapat mengaca bagaimana posisi puasa kita. Dengan demikian, kita akan terus mengoreksi diri untuk berusaha meningkatkan kualitas puasa kita menjadi lebih baik. Semoga Allah membimbing kita.

Wali dan Mutawali

Kata Wali secara terminologi adalah orang yang dicintai Allah atau kekasih Allah. Sedangkan Mutawali menurut tinjaun etimologi adalah bentuk isim fail mengikuti wazan khumatsi mazid "Tafa'ala" yang memiliki fungsi idharu ma laisa fi waqi' artinya menyatakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada/terjadi. Dengan kata lain, kata Mutawali memiliki arti orang yang pura-pura jadi wali padahal sebenarnya bukan wali.

Read more...

Go to top
JSN Boot template designed by JoomlaShine.com